Pernah ngomong Fvck ga? Pernah mengacungkan jari tengah? Disaat anda marah, kesal, jengkel, muak, emosi, dan lain sebagainya? Pernah melakukan itu? Tapi anda tahu tidak, apa makna sebenarnya F-word ini? Trus, sejarahnya? Well, saya penasaran sekali. Maka dari itu, saya iseng saja mencari sedikit fakta mengenai F-word ini.

Menurut informasi dari Wikipedia, “F” word ini pertama kali dipakai sebagai kata kerja/ verb yang berarti ‘to have sexual intercourse’ adalah pada tulisan berjudul “Flen Flyys” terbitan tahun 1475.
Pada tahun 1503, seorang sastrawan bernama WIlliam Dunbar menulis sebuah puisi berjudul “Brash of Wowing”. Didalamnya terdapat kalimat : “Yit be his feiris he wald haue fukkit: / Ye brek my hairt, my bony ane” (ll. 13–14).
Tulisan “Fuck You” pertama kali dicetak dan dipublikasikan di USA pada tahun 1951, pada sebuah novel berjudul “The Catcher in the Rye” karya J.D. Salinger.
Dan kata “Fuck” pertama kali muncul di televisi adalah pada tanggal 13 November 1965, di tayangan sebuah acara di BBC-3 TV.
Dan untuk lebih jelas, coba perhatikan kutipan dari wikipedia berikut ini :
that, as a verb, strictly means “to have sexual intercourse.” Its use is generally considered censurable and offensive in more formal, polite, or politically correct circles. On the other hand, it may be rather common or expected in various informal and domestic situations, or among culturally liberal social groups and types.
It is unclear whether the word has always been considered vulgar, and if not, when it first came to be used to describe (often in an extremely angry, hostile or belligerent manner) negative or unpleasant circumstances or people in an intentionally offensive way, such as in the term “motherfucker”, one of its more common usages in North America.
The root fuck is used not only for the verb (both transitive and intransitive), but may also be used to form an emphatic adverb or adjective, a noun, and interjections of various kinds. Where the speaker feels that extreme emphasis is needed, it may happen to be used several times in a sentence, such as in “fuck the fucking fuckers”.
And more fact about history of this F-Word. Coba deh baca yang ini…

Sebelum perang Agincourt pada tahun 1415, Perancis mengantisipasi kekalahan dari pasukan Inggris dengan memotong jari tengah pasukan Inggris yang tertangkap. Karena tanpa jari tengah, para prajurit Inggris tersebut tidak akan mampu memanah dan menggunakan pedang untuk berperang.
Ada senjata perang khas Inggris yang dinamakan English Longbow. Senjata ini dibuat oleh suku asli Inggris yang hidup di pepohonan. Dan teknik menggunakan English Longbow ini biasa disebut dengan kalimat “Plucking The Yew”.
Dan menurut informasi sejarah, Inggris makin banyak memenangkan peperangan atas Perancis. Dan untuk mengejek Perancis yang telah memotong jari tengah prajurit Inggris, setiap kali Inggris memenangkan peperangan atas Perancis, mereka mengejek dengan mengacungkan jari tengah sambil berkata : “See, we can still pluck yew”…
Well do you see the connection?…if you didn’t, try to read this more careful.
Mudah-mudahan tulisan saya ini tidak disensor ya. Tapi kalo disensor? well, what to say? Fuck You?….hehehehe…
1 Comment(s)
Comments RSS TrackBack Identifier URI
Leave a comment


[...] Corner of Jelangmalam wrote an interesting post today on F**k You…!!!Here’s a quick excerptDan untuk lebih jelas, coba perhatikan kutipan dari wikipedia berikut ini : that, as a verb, strictly means “t o have sexual intercourse….Menurut informasi dari Wikipedia, “F” word ini pertama kali dipakai sebagai kata kerja/ verb yang berarti ‘t… [...]