Do you know how does it feels like when you woke up in the morning, then you realized that you already twenty-something-almost-thirty (shit!). Aku bangun pagi ini dan seperti tersadar gitu ternyata “Hey, i’m not a teenager anymore”…”And in this twenty-something-almost-thirty i still haven’t reach the thing that they called GLORIOUS. Pretty Shity, aight…?”
Setelah sedikit menghirup udara pagi. tanpa sempat sikat gigi, langsung aja kuhisap sebatang rokok yang memang sengaja kusisakan semalam khusus untuk ‘membakar’ otak pagi ini. Kalo dibilang hidup ini tidak membahagiakan, well what can i say…? it’s quiet fun and joyfull. Buatku, masih bisa bernafas dan memiliki semua anggota tubuh yang lengkap, ini merupakan berkah yang mesti kusyukurin tiap detik.
Tapi bagaimana dengan mimpi dan tujuan. Well, (oncemore) what can i say?…Aku tetap berusaha sekuat tenaga untuk mengejar semua mimpi dan tujuan hidup. Tapi namanya hidup. Pastilah ALLAH selalu kasih cobaan buat hamba-Nya. Kadang memang aku merasa gagal dan menyerah. Tapi kadang pula aku selalu berpikir positif bahwa, “Dibalik cobaan dan rintangan yang tidak putus ini pasti ada kenikmatan besar yang tiada tandingan…”.
Tapi kapan kebahagiaan itu datang? Masih misteri. Yang aku tahu cuma tertawa, menangis, tersungkur, bangkit dan lainnya. Kapan ALLAH akan menurunkan tangan-Nya untuk mengangkat derajatku - seorang hamba hina sahaya - ketempat yang baik lagi menyenangkan?
Sejujurnya, ada satu hal yang aku takutkan. Aku takut menjadi orang yang hina didunia ini. Apes sepanjangan. Gak beruntungan sepanjang perjalanan. Dan aku tidak mampu bertahan, dan akhirnya aku juga harus menjadi orang sial di akhirat kelak. Itu yang betul-betul aku takutkan…
Diusia yang hampir menginjak 30 ini, aku cuma sedikit berharap bahwa akan ada secuil celah agar aku bisa menciptakan sebuah kehidupan yang baik didunia ini. Dan akhirnya mencapai apa yang menjadi cita-cita stiap insan. Menjadi penghuni taman Firdaus selama-lamanya.





